- Matematika SD punya 4 elemen: Bilangan, Geometri, Pengukuran, dan Data.
- Bahasa Indonesia SD menguji kemampuan membaca dalam 3 level: tekstual, inferensial, evaluasi.
- Soalnya hampir selalu pakai konteks sehari-hari: belanja, jadwal, resep, diagram kelas.
- Level soal dibagi tiga: memahami, menerapkan, dan menalar.
Daftar isi
Kisi-kisi itu ibarat peta. Bukan bocoran soal, tapi daftar kemampuan yang mau diukur. Dengan peta ini kamu bisa cek: bagian mana yang sudah aman, bagian mana yang masih bikin pusing. Semua isi di bawah kami rangkum dari dokumen resmi Pusmendik, lalu kami tulis ulang biar lebih enak dibaca.
Matematika SD: 4 elemen
Soal Matematika TKA SD menilai apakah kamu paham konsep dan bisa memakainya untuk menyelesaikan masalah. Konteksnya dekat sama kehidupan sehari-hari.
1. Bilangan
- Pecahan senilai: menyederhanakan pecahan, mencari pecahan yang nilainya sama (misalnya 6/8 = 3/4).
- Membandingkan dan mengurutkan pecahan, termasuk pecahan campuran.
- Pecahan, desimal, persen: bolak-balik mengubah bentuk. Contoh: 0,25 = 1/4 = 25%.
- Operasi bilangan cacah: tambah, kurang, kali, bagi, dan urutan operasinya di soal cerita.
- Operasi pecahan: jumlah dan kurang pecahan, kali dan bagi pecahan dengan bilangan asli.
- Faktor, kelipatan, KPK, FPB, biasanya dalam cerita: lampu yang menyala bersamaan, membagi barang ke beberapa kantong.
2. Geometri
- Bangun datar: sifat-sifat segitiga, segi empat, dan segi banyak.
- Bangun ruang dan visualisasi: kubus, balok, susunan kubus, jaring-jaring, dan tampak depan/atas/samping.
Soal susunan kubus dan jaring-jaring sering bikin salah karena kita menghitung buru-buru. Hitung per lapisan: bawah dulu, baru atas.
3. Pengukuran
- Satuan baku panjang, berat, volume, dan konversinya (km–m, kg–g–ons, liter–mL).
- Waktu: lama kegiatan, misalnya film mulai 14.45 selesai 16.20.
- Kecepatan: hubungan jarak, waktu, dan kecepatan.
- Keliling dan luas persegi, persegi panjang, segitiga, dan bangun gabungan.
- Volume kubus, balok, dan gabungannya.
- Sudut dan taksiran: jenis sudut dan menaksir ukuran benda dengan masuk akal.
4. Data
- Penyajian data: piktogram, diagram batang, tabel frekuensi.
- Membaca data: membandingkan, mencari selisih atau jumlah, dan menarik kesimpulan sederhana.
Mau langsung coba bentuk soalnya? Ini salah satu contoh soal data dari bank latihan kami:
Pilih SEMUA pernyataan yang benar.
Bahasa Indonesia SD: kemampuan membaca
TKA Bahasa Indonesia SD nggak menguji hafalan kaidah. Yang diukur adalah seberapa baik kamu memahami, menyimpulkan, dan menilai teks informasi dan cerita sederhana. Kompetensinya dibagi tiga level:
Banyak anak jago menjawab "informasi tersurat", tapi jatuh di soal "amanat" dan "watak tokoh". Kuncinya: cari bukti di teks. Jawaban yang benar selalu bisa ditunjuk alasannya di bacaan.
Tiga level soal
| Level | Artinya | Contoh kegiatan |
|---|---|---|
| 1 · Memahami | Tahu dan paham konsep | Menghitung, mengidentifikasi, mengelompokkan |
| 2 · Menerapkan | Memakai konsep di situasi baru | Memodelkan soal cerita, membaca diagram |
| 3 · Menalar | Menganalisis dan menyimpulkan | Membandingkan beberapa pilihan, mengevaluasi pernyataan |
Soal level 3 biasanya muncul sebagai PG kompleks atau soal Benar–Salah. Jadi, kalau latihan, jangan cuma kerjakan soal pilihan ganda biasa.
Cara belajar pakai kisi-kisi ini
- Centang sub-materi yang sudah kamu kuasai. Jujur saja, ini buat kamu sendiri.
- Fokuskan dua minggu pertama ke bagian yang belum dicentang.
- Kerjakan tryout, lalu lihat rapor per elemen: elemen mana yang nilainya paling rendah?
- Ulangi siklusnya. Sedikit tapi rutin lebih ampuh daripada maraton semalam.
Versi lengkap kisi-kisi beserta materinya bisa kamu buka di halaman Kisi-Kisi TKA SD.
Mau tahu kemampuanmu sekarang?
Coba 7 soal gratis dengan pembahasan, atau langsung tryout lengkap 30 soal, 75 menit, seperti TKA asli.



